Dalam pembuatannya, video company profile haruslah melewati 3 tahapan produksi. Setelah pihak perusahaan memilih agency atau production house mana yang akan memproduksi video company profile miliknya, maka pihak perusahaan dan production house akan melalui 3 tahapan berikut untuk sampai kepada video company profile yang diharapkan.

 

 Pra Produksi

Tahapan pra produksi adalah tahapan awal dari proses pembuatan video company profile, dimana pihak perusahaan dan tim produksi saling mendiskusikan company profile seperti apa yang ingin dibuat.

  1. Pemahaman materi company profile yang dilakukan oleh kedua belah pihak yaitu Production House dan perusahaan melalui rapat bersama.
  2. Penentuan media penayangan yang diinginkan oleh pihak perusahaan.
  3. Penentuan budget atau dana dalam pembuatan company profile.
  4. Mendiskusikan konsep video company profile yang diharapkn oleh perusahaan.
  5. Penyusunan scenario/script.
  6. Penentuan tim produksi.
  7. Penentuan jadwal atau waktu produksi.
  8. Penentuan peralatan.
  9. Penentuan lokasi dalam pembuatan company profile.

 

Produksi

Produksi adalah tahap pengambilan gambar/shooting. Shooting dilakukan berdasarkan konsep yang telah disepakti bersama oleh pihak perusahaan dan tim produksi pada saat Pra Produksi.

  1. Tahap pengambilan gambar. Tahap ini dilakukan di lokasi perusahaan oleh tim produksi, yaitu produser, sutradara, kameraman, creative, asisten sutradara, manajer produksi, art director, make up & wardrobe dan juga talent.
  2. Pengontrolan proses produksi yang dilakukan oleh belah pihak sehingga produksi dapat berjalan lancar dan sesuai dengan konsep.

 

Pasca Produksi

Tahapan ini merupakan kegiatan pengolahan hasil materi shoting melalui proses editing video, yaitu penggabungan hasil materi shoting menjadi satu kesatuan yang utuh sesuai dengan naskah.

  1. Edit hasil materi shoting.
  2. Rekaman voice over audio.
  3. Mixing audio (penyusunan music/sountrack).
  4. Penambahan grafis visual.
  5. Pengolahan warna (color grading).
  6. Presentasi kepada pihak klien terhadap hasil yang sudah tercapai dari dua tahapan sebelumnya.