Salah satu hal yang sebaiknya ada pada website perusahaan anda alasan sebuah video testimonial, karena video testimonial merupakan cara yang tepat untuk membuat pelanggan yakin dengan produk anda. Di video perusahaan, pelanggan akan mendengar secara langsung pendapat dari kostumer lainnya. Semakin banyak video testimonial yang anda miliki, maka akan semakin besar pengaruh sosial yang anda miliki.

Testimonial adalah salah satu faktor pertimbangan ketika seorang pelanggan akan melakukan suatu pembelian, dan ketika anda tidak memanfaatkan testimoni yang baik dari pelanggan, anda akan kehilangan kesempatan, karena secara tidak langsung anda telah mendapat bantuan penjualan dari testimoni pelanggan anda.

Startup yang memiliki banyak kompetitor tentu tahu hal ini, bahwa testimoni yang bersikap positif dapat memberikan jawaban dari keraguan pelanggan tentang seberapa baik produk anda dibandingkan produk kompetitor.

Lalu bagaimana cara membuat konten video testimonial?

1. Meminta testimoni dari pelanggan

Anda dapat meminta pelanggan untuk memberikan testimoni melalui email ataupun media sosial anda. Namun sebelumnya tanyakan terlebih dahulu apakah pelanggan tidak keberatan nama dan testimoninya dijadikan cerita untuk video testimonial. Cerita ini dapat anda kumpulkan dan buat menjadi satu konten yang dapat digunakan untuk pembuatan video testimonial.

2. Mendengarkan pelanggan

Anda dapat membuat percakapan dengan pelanggan melalui email dan sosial media, berbicara mengenai bagaimana penilaiannya terhadap produk dan perusahaan anda. Ini bukan sebuah testimonial yang diminta, tetapi berbincang dengan pelanggan tentang produk dan perusahaan anda.

3. Menggunakan pertanyaan

Anda dapat membuat list pertanyaan untuk ditanyakan langsung kepada beberapa pelanggan yang berbeda. Anda dapat menyaring jawaban positif dari pelanggan untuk dijadikan konten dalam video testimonial perusahaan anda.