Voice Over Dalam Video Company Profile

Voice over dalam video company profile

Voice over dalam video company profile dapat memberikan nilai plus tersendiri. Terdapat keterbatasan dalam penyampaian informasi yang dapat dibantu oleh voice over. Yang berupa pembacaan naskah untuk membantu video dalam menyampaikan informasi perusahaan.

Voice over cukup dibutuhkan di dalam video company profile, tetapi sebenarnya ini adalah bukan keharusan di dalam video company profile. Ini tergantung dari kebutuhan video dan selera perusahaan. Setelah memikirkan untuk menggunakan voice over atau tidak, selanjutnya perusahaan harus selektif memilih talent voice over untuk video company profilenya.

Pemilihan talent voice over harus dipikirkan dengan baik. Kriteria talent voice over harus sesuai dengan tujuan video dibuat serta khalayak yang dituju. Kriteria talent voice over juga harus cocok dengan naskah yang ditulis, sehingga narasinya tersampaikan dengan baik.

Sebenarnya sepenting apakah menggunakan voice over dalam video company profile?

Ini 3 alasan mengapa butuh voice over dalam video company profile:

  1. Kesan mewah.

Alasan membutuhkan voice over adalah salah satunya timbulnya kesan mewah pada video, terutama jika voice over diisi oleh orang yang telah berpengalaman.

Dengan kesan yang mewah, video company profile yang dibuat akan lebih meyakinkan para khalayak untuk menontonnya.

  1. Penyampaian pesan yang lebih leluasa

Dengan adanya voice over, memungkinkan perusahaan untuk menyampaikan materi video dengan lebih leluasa.

Dengan menyertakan monolog dalam sebuah video akan menciptakan mood yang lebih sesuai dengan jenis video. Misalnya mempromosikan brand, video kegiatan perusahaan, profil perusahaan, dan semacamnya.

Berbeda tujuan pembuatan video maka berbeda pula mood yang diciptakan dari voice over. Ini tergantung dari karakteristik perusahaan dan jenis produk atau jasa yang ditawarkan.

  1. Menghidupkan tagline atau slogan

Voice over dapat memberikan kesan yang unik, misalnya seperti melibatkan talent yang memiliki sense of humor yang tentunya sejalan dengan konsep yang ingin dibuat oleh perusahaan.

Dengan media suara, penyampaian tagline atau slogan perusahaan dapat lebih hidup dan memiliki kesan tersendiri. Setiap perusahaan memiliki karakter brandnya masing-masing dan dari karakter itulah perusahaan dapat meng-imajinasikan bagaimana sebuah tagline atau slogan disuarakan.

Dengan bantuan suara, khalayak lebih dapat mengingat sebuah branding produk karena melibatkan indera pendengaran tak hanya visual seperti sekedar membaca penjelasan mengenai produk, profil perusahaan, atau tagline.

Di bawah ini adalah contoh video company profile menggunakan voice over yang diproduksi oleh charprod:

 

 

 

 

Bagas Sigit Nugroho

Author Bagas Sigit Nugroho

More posts by Bagas Sigit Nugroho

Leave a Reply